Selasa, 07 Oktober 2014

Karena di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja

I'm still alive but I'm barely breathing
Masihku bernyawa tapi sulitku bernafas

Just prayed to a God that I don't believe in
Hanya kuberdoa pada Tuhan yang tak pernah kupercaya

'Cause I got time while she got freedom
Karena kupunya waktu saat dia dapatkan kebebasan

'Cause when a heart breaks, no, it don't break even
Karna di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja


Her best days will be some of my worst
Hari-hari terbaiknya kan jadi hari terburukku

She finally met a man that's gonna put her first
Akhirnya dia berjumpa seorang pria yang kan memujanya

While I'm wide awake, she has no trouble sleeping
Di saat sulit kupejamkan mata, tiada sulit baginya tuk terlelap

'Cause when a heart breaks, no, it don't break even, even, no
Karena di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja


What am I suppose to do when the best part of me was always you?
Apa yang harus kulakukan jika bagian terbaik dariku selalu dirimu?

And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're okay?
Dan apa yang harus kukatakan saat aku tercekik dan kau baik-baik saja?

I'm falling to pieces, yeah
Aku luluh lantak
I'm falling to pieces
Aku luluh lantak

They say bad things happen for a reason
Mereka bilang kesedihan terjadi karena suatu alasan

But no wise words gonna stop the bleeding
Tapi tiada kata bijak kan hentikan luka ini

'Cause she's moved on while I'm still grieving
Karena hidupnya tlah bahagia saat aku masih merana

And when a heart breaks, no, it don't break even, even, no
Dan di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja


What am I suppose to do when the best part of me was always you?
Apa yang harus kulakukan jika bagian terbaik dariku selalu dirimu?

And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're okay?
Dan apa yang harus kukatakan saat aku tercekik dan kau baik-baik saja?

I'm falling to pieces, yeah
Aku luluh lantak
I'm falling to pieces
Aku luluh lantak

I'm falling to pieces
Aku luluh lantak
(One's still in love while the other one's leaving)
(Aku masih cinta sedangkan kau tlah berlalu)

I'm falling to pieces
Aku luluh lantak
('Cause when a heart breaks, no, it don't break even)
(Karena di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja)


You got his heart and my heart and none of the pain
Kau dapatkan hatinya dan hatiku dan tiada kau rasakan derita

You took your suitcase, I took the blame
Kau bawa kopermu, aku yang harus disalahkan

Now I'm tryin' make sense of what little remains, oh
Kini kucoba pahami yang masih tersisa

'Cause you left me with no love and no love to my name
Karena kau tinggalkan aku tanpa cinta dan tanpa cinta pada namaku


I'm still alive but I'm barely breathing
Masihku bernyawa tapi sulitku bernafas

Just prayed to a God that I don't believe in
Hanya kuberdoa pada Tuhan yang tak pernah kupercaya

'Cause I got time while she got freedom
Karena kupunya waktu saat dia dapatkan kebebasan

'Cause when a heart breaks, no, it don't break even
Karna di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja

No it don't break, no, it don't break even, no
Tidak tak mungkin hati kan baik-baik saja


What am I suppose to do when the best part of me was always you?
Apa yang harus kulakukan jika bagian terbaik dariku selalu dirimu?

And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're okay?
Dan apa yang harus kukatakan saat aku tercekik dan kau baik-baik saja?

I'm falling to pieces, yeah
Aku luluh lantak
I'm falling to pieces
Aku luluh lantak

I'm falling to pieces
Aku luluh lantak
(One's still in love while the other one's leaving)
(Aku masih cinta sedangkan kau tlah berlalu)

I'm falling to pieces
Aku luluh lantak

('Cause when a heart breaks, no, it don't break even)
(Karena di saat terluka tak mungkin hati kan baik-baik saja)


Oh, it don't break even, no
Oh, tak mungkin hati kan baik-baik saja

Oh, it don't break even, no
Oh, tak mungkin hati kan baik-baik saja

Oh, it don't break even, no
Oh, tak mungkin hati kan baik-baik saja

Sabtu, 12 Juli 2014

detected?

hey did you know this place? kalo ya, gue ga curhat disini lagi deh. i don't want you to think that i'm a lier and have two face, cause you will never know the reasons behind that.

Kamis, 26 Juni 2014

unequal

'10 hari mah bentar ko sabar aja yaaa kita komunikasi lewat doa aja'

seperti berada di dua kawasan berdekatan, yg 1 hujan lebat,  tapi yg 1 hanya mendung saja. dinginnya cuma bisa dirasain di 1 pihak, sementara yg lain gak terlalu merasa keberatan dengan keadaan ini.

Kamis, 29 Mei 2014

29?

Hari apa ini? Umur berapa gue? 20 tahun, ya ampun, dari semua khayalan2 kecil gue ga pernah kebayang gua bisa smpe setua ini. Apa yg udah dilakuin? Apa yang harus dilakuin selanjutnya? Kalo kebaikan yg udah gua lakuin, gue males ngungkit2. Eh bentar, emang ada bahan yg bisa diungkit? Rasanya gitu gitu aja. Mungkin orang lain ngerasanya sih gua ga gitu aja, tp bagus kaya gini deh, biar ga cepet puas. Emang masih banyak banget kurangnyaaa ya Allah
Maaf banget belum keplanning dengan rinci dan belum bikin strategi juga buat ngeraih apa yg harus dilakuin kedepan. Yah akhir akhir ini pikiran gua memang masih teralihkan sama subjek di postingan sebelumnya. Maaf banget ya Allah :(( pengen banget bisa seimbang antara akademik, sahabat, agama dan cinta. Tp point terakhir sepertinya jadi bidak paling berbahaya yg bisa ngancurin semua point yg lain. Aaaakkk. Selalu galau bahkan di hari pertama usia ke-20 x-(

Jumat, 02 Mei 2014

trying to write a blogpost?



Hello my name Nuri Nursjahbani and I’m currently studying in Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University.  i will tell you an interesting place in my faculty and of course, that is my favorite place, that place is called “arboretum”. Arboretum is a miniature of forest  that is usually used for practicing our knowledge after getting a lecture.  Sometimes i see a squirrel jump in the trees or  many beautiful birds fly arround that place that makes me more convenient to stay there.  But i think arboretum has another potential beside education, like reducing air pollution and carbon dioxide that are produced by vehicles. My lecturer told me, the increasment of carbon dioxide relates to the increasment of temperature, so that carbon dioxide is the major reason of global waming And we all know that a tree needs carbon dioxide as material to make food (glucose) in photosynthesis process, because of that, many trees can reduce many carbon dioxide, if carbon dioxide in our world decrease,  we can solve the global warming problem.  And i feel that micro temperature in arboretum is cooler than another place. It is good if many people in the backyard have a miniature of forest, like arboretum, so they have a place to keep forest product for requiring family’s primary need, the parents can teach their child about nature, they can get more healthy because the trees can produce fresh air and storage clean water and the important one, if many people have miniature of forest, the global warming problem can be quickly solved. But i still need correction from another participant of Forest Asia Summit to get the best concept of this idea, then i can’t wait to share this to you, see you friends in  May 5th!
Nuri Nursjahbani/ Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University.




Arboretum-Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University

Kamis, 13 Februari 2014

semester 4

IP hampir tergelincir di semester 3, parah! terlalu toleran, gak boleh lagi.

Mata Kuliah Perilaku Konsumen (Nuri Nursjahbani/ E44120005)



 Nuri Nursjahbani mahasiswa Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Kuliah Perilaku Konsumen  Feb – Juni 2014
Dosen:
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS

Text Book:
Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia


Catatan Kuliah Pertama
Mata kuliah Perilaku Konsumen adalah salah satu Supporting Course di IPB yang saya ambil di semester 4 ini, pertemuan pertama kuliah dilaksanakan hari rabu, 12 Februari 2014 jam 7.30-10.00. dosen yang memberikan materi pada kuliah pertama adalah pak Ujang Sumarwan. Saya kira perkuliahan ini akan membosankan dengan segudang teori yang harus dihafal, ternyata tidak, pak Ujang menyampaikan materi begitu interaktif, beliau juga melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sama sekali tidak pernah saya dapat dari mata kuliah lainnya seperti "Barang apa saja yang bisa membuat wanita merasa lebih cantik?", "Gaya/ model seperti apa yang identik dengan anak muda?", dan "Tren apa yang sedang booming sekarang?" pertanyaan-pertanyaan sederhana ini yang membuat mahasiswa tertarik untuk terus memperhatikan kuliah sampai akhir. Yang saya saya sadari kemudian, mata kuliah ini tidak hanya berguna untuk memenuhi SKS perkuliahan, lebih dari itu, saya bisa belajar untuk menjadi konsumen yang bijak, konsumen yang sadar akan perilakunya sendiri, serta konsumen yang tidak bisa dirugikan oleh produsen.
Pada mata kuliah ini kita mempelajari berbagai macam iklan dan pesan-pesan yang disampaikan di dalamnya. Akhirnya saya sadar iklan yang selama ini saya lihat atau dengar bukan hanya sekedar iklan, tapi iklan itu dapat menstimulus saya secara tidak sadar agar tertarik terhadap iklan tersebut. Iklan juga menggunakan bermacam-macam cara agar dapat menarik konsumennya. Mudah-mudahan dengan terus mempelajari mata kuliah ini saya bisa menggunakan teknik untuk menarik para konsumen ketika suatu saat saya menjadi wirausaha. Aamiin ya Rabbal Alamin
Ternyata perilaku konsumen erat kaitannya dengan kepribadian manusia, jadi dengan mempelajari karakteristik manusia, lifestyle, dan cara manusia memvisualisasikan dirinya kita bisa dengan otomatis mengenal perilaku konsumen dan barang apa saja yang akan dibelinya. Hal itulah yang digunakan para perusahaan untuk memasarkan dan mengiklankan produksnya agar banyak diminati konsumen. Produsen atau perusahaan berusaha membangun citra yang ingin dilihat oleh konsumen, sehingga konsumen akan mencocokkan citra tersebut terhadap kepribadiannya.