akhir-akhir ini saya disadarkan oleh beberapa teman yang sempat mengobrol dengan saya bahwa betapa beruntungnya saya sekarang ini. banyak dari teman saya yang belum mendapatkan Perguruan Tinggi, khususnya negeri. mereka, yang dulu saya pikir memiliki kemampuan di atas saya, hingga detik ini belum juga mendapatkan PT. kenapa? ini semua karunia Allah. saya amat sangat bersyukur, skenario Allah yang begitu indah, ada dalam jalan hidup saya. ya, lolos seleksi masuk jalur undangan di IPB, bahkan hingga saat ini saya masih tidak percaya hal itu terjadi, sampai kapanpun saya tidak mau menganggap ini hal yang biasa meski nantinya saya sudah berada di tingkat 2, 3 dan 4 (aamiin). selamanya saya merasa bangga bisa diterima disini, selamanya saya akan bersemangat untuk study disini, sama seperti semangat saat pertama kali saya menginjakan kaki disini untuk registrasi dan check in asrama. well, balik lagi, salah satu diantara mereka ada yang bilang gini "lu tuh beruntung nur, udah nyantai, diterima di IPB, sedangkan gue aja sampe sekarang masih belum ada kepastian bakal kuliah dimana, gue nyoba tes ini itu ga lulus''. mundur ke tiga tahun lalu, saat saya hendak mencari SMAN, saya sampai malu harus menyebutkan berapa kali saya sudah gagal dalam tes masuk itu. saya teman-teman yang lain hampir 90% diterima di negeri, termasuk diantaranya orang yg belum mendapatkan PT sekarang. sedih, kecewa, malu, dan bersiap menghilangkan kabar tentang keberadaan saya selanjutnya yg saya rasakan setelahnya. menurut saya ini adalah sebuah karunia yang amat besar yg saya terima. jujur saja sejak saya kelas 3 SMA saya tidak berani memimpikan bisa diterima di PTN, saya pesimis juga trauma. ah sudahlah, sekarang tinggal bagaimana caranya saya memanfaatkan apa yg telah Allah berikan dengan belajar sungguh2, ditambah lagi saya sudah tidak perlu memikirkan biaya kuliah dan biaya hidup di asrama. saya hanya harus fokus dalam belajar. Alhamdulillahirobbil alamin :)
untuk teman-teman tercinta, saya doakan agar kalian bisa diterima di PTN secepatnyan ya :) aamiin ya robbal alamin
sama. gw jg ngerasa beruntung -w-
BalasHapusiya salma, dimanapun kita berada, tergantung cara kita memlilih untuk bersikap, akan selalu bersyukur atau terus mengeluh :)
BalasHapus